Pembunuhan Sadis di Bojonggede: Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Kawat, Tiga Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 18:43 WIB

50344 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Seorang pria berinisial AN (25) ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/11/2025) tengah malam. Korban ditemukan dengan leher terikat kawat bendrat dan tubuh dipenuhi luka akibat senjata tajam.

Kepolisian Sektor Bojonggede bersama tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok bergerak cepat. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tiga pelaku utama berhasil ditangkap. Mereka masing-masing berinisial MFR, MED, dan DS. Ketiganya ditangkap saat berupaya melarikan diri ke wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah mengatakan, penangkapan dilakukan tanpa perlawanan di lokasi persembunyian para pelaku. “Artinya, sebelum 1×24 jam, ketiga pelaku berhasil kita amankan,” ujar Abdullah, Selasa (4/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan ini. Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi dan dendam lama antara korban dan pelaku.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan korban ditemukan di rumahnya yang berada di Kampung Panjang, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Tubuhnya dipenuhi luka sayatan dan tusukan senjata tajam, terutama di bagian wajah dan dada.

“Selain itu, terdapat beberapa luka memar yang diduga diakibatkan oleh pukulan benda tumpul,” kata Made.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain potongan kawat yang diduga digunakan untuk mencekik korban, sebilah pisau, serta pakaian korban yang berlumuran darah. Semua barang bukti telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Dari keterangan sejumlah warga, malam kejadian berlangsung mencekam. Sekitar pukul 23.30 WIB, terdengar suara gaduh dan teriakan minta tolong dari rumah korban. “Saksi mendengar suara keributan, bahkan sempat terdengar teriakan ‘ampun bang!’ dari dalam rumah,” tutur Made.

Salah seorang warga yang baru pulang kerja mengatakan sempat melihat dua sepeda motor terparkir di depan rumah korban sebelum keributan terjadi. Sekitar satu jam kemudian, suasana mendadak sunyi.

Sekitar pukul 00.30 WIB, warga yang curiga mendobrak pintu rumah korban dan menemukan AN tergeletak di ruang tengah, bersimbah darah. “Saksi sempat memeriksa nadi korban, tapi sudah tidak ada denyut,” kata Made.

Polisi masih menelusuri hubungan antara korban dan para pelaku, termasuk kemungkinan adanya motif ekonomi atau konflik pribadi yang menjadi pemicu. “Kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga pelaku. Semua kemungkinan sedang kita dalami,” ujar Kapolsek Abdullah.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan di wilayah penyangga Jakarta yang dipicu berbagai persoalan sosial dan pribadi. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui adanya potensi konflik di lingkungan masing-masing, agar kejadian serupa tidak terulang. ***

Berita Terkait

Pelajar Bogor Bersatu! Deklarasi Akbar Komitmen Menjaga Persaudaraan dan Prestasi
Diduga Diatur, Terendah Gugur di 6 Paket Pengadaan PUPR Bogor
KCBI: Kriminalisasi Wartawan Tak Bisa Tutupi Dugaan Bisnis Oli Palsu dan Narkoba di Rumah Oknum Kades
Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Dukung Sosialisasi KPP Bersama Pemkab Bogor
Sinergi bank bjb dan Pemda Jabar: Permudah Akses Keuangan Masyarakat Desa Terdampak Tambang
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis
Gubernur Dedi Sebut Siswa Trauma akibat Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pelajar Bogor Bersatu! Deklarasi Akbar Komitmen Menjaga Persaudaraan dan Prestasi

Senin, 8 Juni 2026 - 09:46 WIB

​Regenerasi Kepemimpinan, (BBC) Sukses Gelar Musyawarah Besar

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:49 WIB

Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Berita Terbaru