Kelurahan Situsaeur Siap Tekan Angka Stunting Lewat Inovasi dan Kolaborasi

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:59 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung terus berupaya menurunkan angka stunting di wilayahnya. Lewat peningkatan sanitasi dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Kelurahan Situsaeur optimis dapat memberikan perubahan nyata bagi kesehatan warganya.

Lurah Situsaeur, Deni Setiabudi mengungkapkan, saat ini terdapat 84 anak di bawah dua tahun (Baduta) yang terindikasi stunting di wilayahnya.

“Kami tidak tinggal diam. Saat ini kami terus mendorong berbagai program inovatif untuk mencegah dan menangani stunting, seperti Pojok Calon Pengantin (Catin) dan program Remaja Peduli Stunting (Rampes),” ujarnya saat paparan pada kegiatan Siskamling Siaga Bencana, Kamis 2 Oktober 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menuturkan, capaian Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di wilayahnya sudah mencapai 56,37 persen, dan terus didorong agar meningkat.

Selain fokus pada stunting, Kelurahan Situsaeur juga aktif dalam program Kelurahan Siaga Sehat dan Tangguh Bencana, yang memiliki 9 pilot project utama, yaitu Peduli Stunting, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kesehatan Ibu dan Anak dan Siaga Kebakaran.

Termasuk juga Tangguh Bencana Alam, Penanggulangan Bencana Lingkungan, Keluarga Sehat dan Berkualitas, Keuangan Sehat dan Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur (PUS).

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir dalam Siskamling tersebut mengapresiasi jajaran kelurahan yang sudah bekerja keras.

“Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Kelurahan Situsaeur. Stunting memang masalah serius, dan upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, mulai dari calon pengantin hingga lingkungan,” kata Farhan.

Di luar itu, ia menyoroti pentingnya pembangunan sarana publik untuk mendukung interaksi sosial warga.

“Kita juga butuh ruang publik seperti sarana olahraga, tempat berkumpul, dan seni budaya. Karena interaksi sosial itu bagian dari budaya kita, yaitu warga jaga warga. Jangan sampai ada warga yang sakit atau kekurangan gizi tidak diketahui tetangga,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Farhan mendorong pemanfaatan fasilitas sekolah untuk kegiatan warga seperti senam, bulu tangkis, dan aktivitas lainnya.

“Sekolah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga warga. Ini penting untuk kebugaran dan juga tempat berinteraksi. Karena kadang saat senam, justru di situlah terjadi sosialisasi,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi antara warga, pemerintah kelurahan, dan dukungan kota, diharapkan angka stunting di Kelurahan Situsaeur dapat terus ditekan, demi menciptakan generasi Bandung yang sehat dan berkualitas.

Berita Terkait

​Regenerasi Kepemimpinan, (BBC) Sukses Gelar Musyawarah Besar
Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung
Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih
Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pelajar Bogor Bersatu! Deklarasi Akbar Komitmen Menjaga Persaudaraan dan Prestasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:49 WIB

Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Berita Terbaru